Ledug, Kembaran - 21 Februari 2015
JENUH, begitu umumnya yang kerap dirasakan para pensiunan jika setiap hari hanya berdiam diri dirumah, tak ada kesibukan atau kegiatan setelahnya. Meski tidak banyak juga yang menikmati masa setelah pensiun hanya dengan bermalas-malasan. Berbeda dengan yang dilakukan oleh Pak Amiruddin (58), beliau sebelumnya adalah PNS - Dinas Perdagangan di Jakarta. Berangkat dari rasa jenuh tadi, setelah masa pensiun beliau pada tahun lalu (2013), Pak Amiruddin sering melakukan ‘browsing’ atau ‘searching’ tentang bagaimana cara mengisi kesibukan, mendapat kesenangan dan juga bisa menghasilkan uang, plus minimal bisa membantu orang sekitar yang membutuhkan pekerjaan.
Sekarang jumlah bebek yang di ternak sudah meningkat menjadi 800 ekor (500 ekor sudah bisa menghasilkan telur , 300 ekor lagi masih dere). Dari 500 ekor bebek bisa menghasilkan l/k 250 butir telur dalam sehari. Itu saja Pak Amiruddin kewalahan dalam melayani banyaknya permintaan dari para pembeli yang datang langsung ke peternakan. Harga telur di peternakan dijual Rp.1700/butir, yang harga di pasar biasa dijual Rp.2500/butir. Keuntungan ternak bebek petelur, sampai saat ini budidaya bebek masih menjadi pilihan. Karena, bebek memiliki daya tahan yang cukup tinggi dari serangan penyakit, termasuk flu burung. Ini tak terlepas dari faktor bawaan (carrier) bebek yang memang memiliki kekebalan terhadap serangan virus tersebut.
Tidak mengherankan, kalau ransum di satu daerah peternakan, berbeda dengan daerah lainnya. Justru, ketepatan strategi mengolah pakan potensial setempat, akan sangat menguntungkan peternak. Pengolahan pakan untuk bebek dapat berupa menir, katul, gaplek, roti kadaluwarsa, karak nasi, dan lain-lain. Setelah pemberian pakan pada pagi hari, dua jam setelahnya biasanya bebek2 diberikan lagi pakan berupa rajangan eceng gondok sebanyak l/k dua kandhi, yang fungsinya adalah untuk mendinginkan perut agar bebek menjadi tenang dan nyaman.
Keuntungan ternak bebek petelur lumayan menggiurkan. Strategi yang harus dilakukan yaitu menyiasati pengeluaran pakan dengan penyusunan pakan dan bahan yang murah tetapi tetap memenuhi kebutuhan kalori maupun protein bebek petelur.
Semoga bisa menjadikan inspirasi.
- Salam kopigrafi -













